ALEXA RANGKING

Teenage girl collapses and dies after first kiss

Kamis, 10 Februari 2011.

Teenage girl collapses and dies after first kiss

A teenager girl collapsed and died from sudden adult death syndrome (SADS) minutes after she was kissed for the first time, an inquest has heard.

Jemma Benjamin 18 who died after kissing a boy for the 1st time
Jemma Benjamin was described as a 'picture of health' Photo: WALES NEWS SERVICE
Jemma Benjamin, 18, was kissed by fellow university student Daniel Ross, 21, at his home after a night out together.
But Miss Benjamin suddenly slumped onto the sofa - and died in front of Mr Ross's eyes.
The inquest heard Jemma died from SADS, a rare heart condition which kills 500 people in Britain each year.
Mr Ross, who had known Miss Benjamin for three months, tried desperately to save her before paramedics arrived on the scene.
But the inquest heard nothing could have be done for Miss Benjamin, who was described as a "picture of health".
Mr Ross told police that he and Miss Benjamin had been friends for three months - but that was the first time they had kissed.
He said: "It was not a sexual relationship but we saw each other a couple of times a week.
"We were going to go to a bar for some food and went back to my house for a credit card which I had forgotten.
"We were talking and ended up kissing in the hallway by the front door.
"We went into the kitchen and then the living room and Jemma sat down on the sofa."
Mr Ross said that Miss Benjamin's eyelids "suddenly began to droop" and her mouth started to froth before she collapsed at his student flat in Treforest, Pontypridd, South Wales.
He said: "I rang her mother to see if she had epilepsy. She fell in and out of consciousness."
He rang 999 and was given CPR instructions on the phone by a Welsh Ambulance Service control operator but he was unable to revive her.
Det Con Richie Andrews, who interviewed Mr Ross, told the inquest: "Jemma and Daniel started chatting and ended up kissing each other - it was possible that it was the first time they had kissed."
Miss Benjamin's father told the hearing that he thought his daughter and Mr Ross were "just friends".
He said: "Jemma was very shy and timid."
The hearing was told Miss Benjamin was athletic and sporty but was "stressed" about forthcoming exams in sports science.
Her mother Charlotte Garwood said Miss Benjamin - a long distance swimmer and hockey player - was "a picture of health one minute and taken away from me the next".
She said: "I am not able to put into words how much I miss her."
Mr Ross has since finished his studies at the University of Glamorgan in Pontypridd, South Wales, and returned to his home city of Birmingham.
A post mortem examination by pathologist Dr Jason Shannon could find no medical reason for her death in April 2009.
The hearing was told she had no history of cardiac problems.
Glamorgan coroner Peter Maddox recorded a narrative verdict at the inquest in Aberdare.
After the hearing, builder Mr Benjamin, 38, of Llantwit Fardre, South Wales, said: "We were shocked and devastated that such a fit girl as Jemma should have died."
He said he was setting up an appeal to raise £5,000 for a heart screening programme for young people in the area through the charityCRY - Cardiac Risk In The Young.

baca selengkapnya...

Kampung Manusia Kepiting Di Sulawesi Selatan

Mungkin anda belum pernahdengar nama “KampungManusia Kepiting” yang berada di Dusun Ulutaue, Bone, Sulawesi Selatan, dimana wargakampung tersebut mempunyai keanehan yang tidak umum dimiliki manusia.
Keanehan warga kampungmanusia kepiting ialah jari-jari kaki dan tangan mereka yang terbelah menjadi dua hingga tidak ubahnya seperti capit kepiting.
Kampung Kepiting Sulawesi Selatan BoneDan kondisi seperti itu lazim ditemui, mulai dari balita hingga lanjut usia. Anak-anak dan dewasa di Dusun Ulutaue memiliki jari terbelah dua dan tidak sedikit yang hanya memiliki tiga ruas jari saja. Oleh karenanya, jika mereka menggunakan jari-jari mereka tidak ubahnya seperti kepiting.
Warga Dusun ini tidak merasa malu dengan kondisi mereka, dan tetap bergaul dengan warga kampung lain. Meskipun, mereka menganggap keadaan ini merupakan kutukan yang berasal dari garis keturunan sama. Dan di sikapi seperti takdir mereka.
Namun bisa jadi keanehan jari mereka yang mirip kepiting tersebut dikarenakan kurang asupan gizi sejak dalam kandunga. Dan menurut Liputan6 hingga kini pemerintah belum melakukan penelitian medis kepada mereka, apalagi mengobatinya. Ironis memang.
Dan penjelasan lain ialah di duga bahwa orang tua atau mungkin nenek moyang mereka melakukan perkawinan incest atau menikah dengan saudara sedarah. Allahu A’llam Bissawab.

baca selengkapnya...

Pria Australia Menikah Dengan Anjing

Jumat, 03 Desember 2010.
Pria Australia Menikah Dengan Anjing..

Entah ingin cari sensasi ataukah penyimpangan seksual. Beberapa waktu yang lalu, seorang wanita Togo menikahi anjingnya, kini pria Australia telah menikahi seekor anjing jenis Labrador berbulu emas yang sering dipanggilnya ‘Honey’

Joe Guiso (20) ‘menikah’ dengan hewan peliharaannya yang berumur 5 tahun. Dalam pesta yang meriah di sebuah taman di lingkungan tempat tinggal pria tersebut, tepatnya di kota Queensland Toowoomba, Australia. Honey panggilan anjing tersebut, mengenakan jubah putih.

"Ini hanya sebuah acara untuk teman saya dan kumpul bersama-sama. Ini benar-benar menyenangkan. Kita semua memakai jas dan segalanya " kata Joe seperti yang dikutip dari www.telegraph.co.uk, Jumat (3/12/2010). Lanjutnya. "Tapi kau tidak bisa benar-benar menikah dengan anjing."

Guiso mengatakan ia sangat mencintai anjingnya, perasaan tersebut murni ‘platonis’ (cinta murni yang tidak mengharapkan apapun dari yang dicintai), ia berharap tidak ada yang tesinggung dengan acara pertemuan perkumpulannya.

Namun, ia mengakui bahwa bagi pasangan baru, hal tersebut tidak semuanya berjalan lancer. "Saya pikir (Honey) sedikit marah tentang semua publisitas, dia sudah memberi saya perlakuan diam," katanya.

 (Sumber: Tribunnews)
baca selengkapnya...

Manusia Ingin Menyaingi Tuhan? Dengan Berhasilnya Ilmuwan Menciptakan Nyawa Tiruan

Senin, 29 November 2010.
Benar-benar dahsyat temuan ilmuan ini. Bagaimana tidak, tidak main-main, mereka berhasil menciptakan nyawa tiruan. Apakah mereka mau menyaingi Tuhan? Terobosan baru ilmiah dilakukan ahli biologi berkewarganegaraan Amerika Serikat. Craig Venter berhasil menciptakan ‘kehidupan tiruan’ untuk kali pertama di laboratoriumnya. Sang ilmuwan tersebut, menyangkal bahwa dirinya mempermainkan Tuhan dengan karyanya itu.

Penciptaan sel sintetik yang digambarkan sebagai sebuah tonggak bersejarah dalam ilmu pengetahuan oleh seorang ahli asal Inggris itu, merupakan mimpi yang menjadi kenyataan dari penelitian yang berlangsung selama 15 tahun oleh ahli rekayasa genetik, Dr Ventern.

Dia mengembuskan nyawa ke tubuh bakteri menggunakan gen yang disatukan melalui proses di laboratorium dalam sebuah konsep pengembangan, dengan tujuan utama untuk membuat organisme material genetik. Termasuk di dalamnya, pembuatan organisme tiruan yang didesain untuk tugas-tugas khusus seperti membuat vaksin atau membersihkan polusi.

Tapi beberapa ahli melihat adanya potensi bahaya dalam temuan tersebut. Misalnya, nyawa sintetik bisa disalahgunakan untuk membuat senjata biologis.

Berbicara dalam program BBC2 Newsnight di Washington, Venter membantah tuduhan dirinya telah mempermainkan Tuhan. “Tuduhan itu selalu muncul setiap kali muncul terobosan baru di dunia medis atau ilmu pengetahuan yang terkait dengan biologi. (Penelitian) ini mempunyai tujuan kemanusiaan untuk mengontrol sifat alam. Itu sama seperti bagaimana kita menjinakkan hewan,” katanya.

“Ini adalah tingkat lebih tinggi dari pemahaman kita. Ini adalah tahap dimana kita bisa mulai memahami bagaimana kehidupan itu bekerja dan mungkin juga bagaimana kita bisa mengontrol sistem mikrobiologi untuk kepentingan kemanusiaan,” tambahnya.

Saat ditanya, teknik baru tersebut bisa dibeli oleh pemilik modal besar, Venter menjawab, teknologi tidak untuk diperjualbelikan. “Kami berupaya mengembangkan teknologi ini untuk memajukan bidang perlindungan vaksin. Kami akan menggunakannya untuk mengembangkan pemahaman dasar dari kehidupan sel,” jelasnya.

Venter juga menyangkal kekhawatiran sejumlah pihak bahwa teknologi itu akan digunakan sebagai bio terorisme. “Sebagian orang sepakat bahwa ada potensi yang berkembang, bahwa teknologi bisa digunakan untuk kekerasan. Tapi ada juga yang meyakini jika pengembangan ini sangat berpotensi untuk membantu kehidupan manusia,” paparnya.

baca selengkapnya...

Wanita Maniak Perkosa 10 Pria Karena Hobi

Sabtu, 20 November 2010.
Bagaimana bila anda yang menjadi korban pemerkosaan oleh wanita cantik di atas ini? Senang? ketagihan? Ngarep? hahahaha saya bisa menebak pikiran anda. Ada baiknya sebelum keinginan anda itu muncul, anda membaca kutipan berita berikut. Setelah membacanya mungkin anda akan mengurungkan keinginan anda.
Seorang perempuan muda eksentrik ditangkap polisi Rusia karena meracuni dan memerkosa 10 pria setelah lebih dulu memancing mereka dengan kecantikannya. Perempuan itu diketahui bernama Valeria K (32). Hobinya cukup unik, yaitu mengoleksi laba-laba beracun. Oleh karena itu, ia dijuluki “Black Widow”, sejenis laba-laba raksasa yang ganas terhadap lawan jenisnya.
Menurut situs Life.ru, polisi mulai curiga ketika jumlah pasien laki-laki dengan keluhan yang spesifik meningkat di rumah sakit. Keluhan itu adalah keracunan klonidin dan trauma berat pada penis. Tidak banyak yang diingat para pria itu kecuali perempuan cantik berambut merah yang mengajak mereka minum di sebuah apartemen. Menurut mereka, perempuan itu juga sangat ramah.
Memang akhirnya Valeria tertangkap dan mengakui perbuatannya. Namun, polisi masih terheran-heran dengan modus perkosaan itu. Dalam pengakuannya, Valeria mengungkapkan bahwa ia memang membujuk para pria yang berpikiran ngeres itu ke apartemennya. Di sana mereka minum-minum dan tentu saja para pria itu menginginkan hubungan seks.
Ternyata suguhan untuk para pria itu sudah dicampur dengan klonidin yang membuat mereka pingsan selama 24 jam. Namun, sebelum itu, penis para pria yang sudah terangsang itu diikat pangkalnya. Tujuannya agar bisa tegak berjam-jam. Saat itulah mereka diperkosa.

etelah itu, para korban dibuang di sebuah kawasan sepi dan ketika sadar mereka sudah tidak ingat apa-apa. Hal terakhir yang bisa mereka ingat adalah bertemu seorang perempuan cantik, selebihnya gelap.
Dari 10 pria yang diperkosa, hanya satu yang tidak melapor. Ternyata, pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak merasa rugi akibat perkosaan itu. ”Saya memang suka wanita seksi. Yang saya sayangkan cuma dia menggunakan klonidin,” katanya.
Sebenarnya para korban itu cukup beruntung. Kalau benar-benar menggunakan cara bercinta black widow, pastilah para korban itu tinggal nama. Black widow adalah julukan sejenis laba-laba betina besar yang selalu membunuh dan memakan lawan jenisnya setelah bercinta

Sumber: http://anam78.blogspot.com
baca selengkapnya...

Video Gokil Cewek Memainkan Alat Musik Menggunakan memeknya...!!!

Rabu, 17 November 2010.
baca selengkapnya...

5 Foto Yang Pernah Menggemparkan Dunia

Minggu, 14 November 2010.
Berikut adalah lima foto tragedi-tragedi paling sadis yang terjadi diberbagai belahan dunia, dan paling menggemparkan dunia pada masa itu:
1.Biarawan Terbakar
Thích Quảng Đức seorang biksu Budha Vietnam yang membakar dirinya sampai mati di persimpangan jalan Saigon yang ramai pada 11 Juni 1963, sebagai protes terhadap penganiayaan umat Budha di Vietnam.
2.Tentara Irak
Foto yang menunjukkan seorang tentara Irak yang terbakar di depan jendela truk yang hancur.
3.Penguburan Seorang Anak
Salah satu korban dari bencana industri terburuk di dunia yang dikenal dengan tragedi gas Bhopal, terjadi di sebuah pabrik pestisida Union Carbide di kota Bhopal, India pada 3 Desember 1984. Pabrik tersebut mengeluarkan gas dan racun yang memberikan dampak ke lebih dari 500.000 orang.
4.Bocah Sudan
Seorang bocah Sudan diikuti oleh seekor burung pemakan bangkai di dekatnya. Sangat jelas bahwa anak itu hampir mati kelaparan, sementara burung nasar dengan sabar menunggu anak tersebut mati sehingga mendapat makanannya. Tak seorang pun tahu apa yang terjadi pada anak tersebut, yang merangkak ke arah sebuah kamp makanan PBB. Fotografer Kevin Carter memenangkan Pulitzer Prize untuk gambar yang mengejutkan ini, tetapi akhirnya ia bunuh diri tiga bulan setelah ia mengambil foto tersebut. Mungkin ia tidak tahan dengan hinaan orang sekitarnya.
5.Korban Mutilasi Taliban
Gambar tragis seorang perempuan muda Afghanistan berusia 18 tahun,Aisha adalah korban kebiadaban Taliban, hidung dan telinganya dimutilasi, dipotong oleh suaminya sendiri.
sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/5-foto-yang-pernah-menggemparkan-dunia.html
baca selengkapnya...

‘Segitiga Bermuda’ Danau Poyang China

Lebih dari 200 kapal dan perahu lenyap selama 30 tahun

Sejumlah media besar China melaporkan adanya perairan berbahaya di Danau Poyang, danau terbesar di China, Pada 20 Oktober 2010. Danau Poyang dikenal sebagai ‘Segitiga Bermuda di Timur.’
Lebih dari 200 perahu tenggelam di perairan tersebut selama 30 tahun. 1.600 orang dinyatakan hilang dan sekitar 30 korban mengalami sakit mental.
Segitiga Bermuda ini terletak di utara Danau Poyang, Wilayah Duchang, Provinsi Jiangxi. Disebelah utara danau tersebut terdapat kuil yang disebut kuil Laoye. Oleh sebab itu penduduk setempat menyebut perairan itu sebagai perairan kuil Laoye.
Di antara kapal yang hilang di wilayah itu, salah satunya ada yang berbobot 2.000 ton. Peristiwa ini terjadi pada 3 Agustus 1985 bersama 13 kapal dan perahu lain yang mengalami musibah di perairan tersebut. Yang menjadi misteri adalah kapal itu tidak dapat ditemukan meskipun telah dilakukan upaya-upaya pencarian secara maksimal.

Badai Dapat Terjadi Kapan Saja

Menurut sejumlah laporan media, banyak nelayan setempat berdoa dengan membakar dupa atau mengadakan upacara sebelum mereka melakukan perjalanan di perairan itu.
“Badai dapat menghantam setiap saat,” ujar Zhang Xiaojin (50), yang telah menjadi nelayan di perairan kuil Laoye selama 20 tahun. Dia dan nelayan lainnya selalu berhati-hati dengan mengamati setiap perubahan kecil di danau tersebut, seberapapun jauhnya mereka memasuki danau itu.
“Saya teringat, pada suatu hari di musim dingin tahun 2001, kami berada di tengah danau. Awalnya semua terlihat baik-baik saja, namun tiba-tiba cuaca berubah secara mendadak. Gelombang menjadi begitu dahsyat, sehingga seluruh kapal mencoba merapat ke tepi danau,” ujar Wang Fangren, seorang yang telah berpengalaman berlayar selama 50 tahun.
“Salah satu perahu pengangkut pasir tiba-tiba tenggelam.”
Menurut Wang, biasanya terdapat tanda-tanda sebelum badai dahsyat menghantam. Namun badai di perairan kuil Laoye selalu datang tiba-tiba.
“Badai biasanya berlangsung sekitar 20 menit dan normal kembali seolah tidak pernah terjadi apapun,” ujarnya.
Pada 16 April 1945, sebuah kapal Jepang tenggelam di perairan kuil Laoye. Tak satupun dari 20 awaknya selamat.
Setelah itu Jepang mengirim tim penyelamat bawah air. Hanya satu orang yang dapat kembali dan sisanya menghilang tanpa bekas. Orang yang selamat ini terlihat ketakutan, setelah dia menanggalkan pakaian renangnya, dia hilang ingatan.
Kemudian, sebuah misi penyelamatan dilakukan selama beberapa bulan, namun tidak ada apapun yang dapat ditemukan dan beberapa penyelam Amerika-pun juga turut lenyap tanpa bekas.
Han Lixian, salah seorang penduduk kota Duchang mengatakan, “Pada tahun 1977, orang-orang di wilayah ini membangun tiga bendungan, salah satunya dibangun dekat perairan kuil Laoye. Suatu malam bendungan dengan panjang 2.000 kaki, lebar 165 kaki dan dengan ketinggian 16 meter di atas air itu, tenggelam tanpa gemuruh sedikitpun.”

Angin Aneh

Beberapa waktu lalu, seorang wartawan dari Harian Jiangxi pergi ke perairan kuil Laoye bersama sejumlah ilmuwan. Ketika dia berdiri di kuil Laoye, dia merasakan angin kencang bertiup dari arah selatan menuju utara. Namun ketika dia melihat air, percikannya terlihat bertiup dari arah utara ke selatan. Tampaknya angin sedang bertiup dari dua arah yang berlawanan.
Kemudian, ketika angin bertiup kencang, percikan air di danau tidak membentuk garis lurus namun dalam bentuk ‘V’. Angin aneh dan percikan ini membuat sulit bagi nelayan untuk memberi tahu arah

Perahu-Perahu Jungkir-balik Tanpa Terlihat Ombak maupun Angin

Bagaimanapun, orang percaya bahwa angin aneh ini yang membuat perairan ini menjadi berbahaya. Jin, kepala biara kuil Laoye, mengatakan bahwa pada 5 Maret lalu, saat cuaca cerah, sebuah kapal berbobot 1.000 ton, terbalik diperairan tersebut. Tidak ada yang mengetahui apa penyebabnya.
Dalam pandangan peduduk setempat, ada sebuah legenda yang dapat menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Ketika Zhu Yuanzhang, pendiri Dinasti Yuan mengobarkan perang terhadap pesaingnya Chen Youliang dekat danau Poyang, Zhu kalah dan mundur ke tepi danau. Tidak ada perahu di danau itu, namun seekor kura-kura raksasa muncul dan membantu Zhu menyeberangi danau tersebut.
Setelah Zhu menjadi kaisar, dia menjadikan kura-kura sebagai jenderal dan membangun kuil Laoye dekat danau itu untuk mengenang kura-kura tersebut. Penduduk setempat yakin bahwa roh penyu itulah yang telah mengganggu para nelayan.
Seorang pakar setempat mengatakan kepada media bahwa mereka telah menemukan apa yang menyebabkan perairan tersebut berbahaya.
“Sebuah gambar infra merah menunjukkan bahwa terdapat tebing pasir dengan ketinggian sekitar 6.600, melintang dari timur ke barat, di bawah perairan kuil Laoye. Hal inilah yang mengakibatkan terciptanya pusaran air di bawah danau. Pusaran ini sangat memungkinkan menarik dan menenggelamkan kapal dan sejumlah perahu,” ujar laporan tersebut.
Namun, teori ini belum dapat menjelaskan mengapa bangkai-bangkai kapal yang tenggelam tidak pernah ditemukan. (EpochTimes/sua)

sumber: http://erabaru.net/top-news/40-news5/19339-qsegitiga-bermudaq-di-danau-poyang
baca selengkapnya...

Pengemis Ini wajar kita bilang bajingan, penipu, dasar manusia pemalas,liat neh fotonya

Jumat, 05 November 2010.
baca selengkapnya...

The smile that defies the Taliban: Afghan teenager whose mutilated face shocked the world unveils her new image

Rabu, 13 Oktober 2010.





 Afghan teenager who was horribly mutilated by her husband under Taliban rule was all smiles as she unveiled her new prosthetic nose for the first time.
Aisha, 19, shocked the world when she appeared on the cover of Time Magazine to lift the veil on the plight of many women in Afghanistan.
Yesterday, she bravely faced the public wearing a prosthetic nose - one that gives her some idea of how she will look after having reconstructive surgery.
Brave: Aisha, 19, pictured wearing a type of prosthetic nose often used by film actors. Her nose and ears were hacked off by brutal in-laws after she was promised in marriage aged 12
She went before the TV cameras to receive the Enduring Heart award at a benefit for the Grossman Burn Foundation - the Los Angeles-based organisation that paid for her surgery.
She was given the award by California first lady Maria Shriver.
Arnold Schwarzenegger's wife told the audience: 'This is the first Enduring Heart award given to a woman whose heart endures and who shows us all what it means to have love and to be the enduring heart.'
Aisha, whose surname has not been revealed, replied: 'Thank you so much.'
When Aisha was 12, her father promised her in marriage to a Taliban fighter to pay a debt. She was handed over to his family who abused her and forced her to sleep in the stable with the animals.
When she attempted to flee, she was caught and her nose and ears were hacked off by her husband as punishment.
New beginning: Aisha has a prosthetic nose fitted using a special adhesive. She will eventually have reconstructive surgery
'When they cut off my nose and ears, I passed out. In the middle of the night it felt like there was cold water in my nose. 
'I opened my eyes and I couldn't even see because of all the blood,' she told CNN reporter Atia Abawi.
Left for dead in the mountains, she crawled to her grandfather's house and her father managed to get her to an American medical facility, where medics cared for her for ten weeks. 
They then transported Aisha to a secret shelter in Kabul and in August she was flown to the U.S. by the Grossman Burn Foundation to stay with a host family.
This month, she had a prosthetic nose fitted at the non-profit humanitarian Grossman Burn Center at West Hills Hospital in California as part of her eight-month rehabilitation.
Dr Peter H Grossman said they hoped to give Aisha a more 'permanent solution'. 
This could mean reconstructing her nose and ears using bone, tissue and cartilage from other parts of her body.
Dr Grossman's wife Rebecca, the chair of the Grossman Burn Foundation, said Aisha was just one of the thousands of women who are treated with appalling harshness.
She said: 'Aisha is reminded of that enslavement every time she looks in the mirror. But there are still times she can laugh. And at that moment you see her teenage spirit escaping a body that has seen a lifetime of injustice.'
Bibi Aiesha has received counselling following her traumatic experiences
Recovering: Aisha has received counselling following her traumatic experiences
The UN estimates that nearly 90 per cent of Afghanistan's women suffer from some sort of domestic abuse. 
However, the Taliban have released a statement rejecting this.
'The Islamic Emirate of Afghanistan rejects this fabrication by the Americans, who are publishing these lies to divert attention of the people from their clear and disgraceful defeat,' said a spokesman.
'In sacred Islamic law, cutting off human ears and noses whether the human is alive or dead is illegal and prohibited.'
Aiesha's photo was on the front cover of Time Magazine in August 2010
Facing reality: Aisha's photo was on the front cover of Time Magazine in August 2010


Read more: http://www.dailymail.co.uk/news/article-1319804/Afghan-girl-Bibi-Aisha-nose-ears-hacked-Taliban-rule-gets-new-face.html#ixzz12IonfKvN
baca selengkapnya...

KUMPUL BLOGGER

HEADLINE






 
AKMAL G CAPIDOL © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |